Informasi Dunia 2019

Kamis, 28 Maret 2019

Inilah Tindakan Tepat pada Luka Diabetes

Maret 28, 2019 , No comments
Inilah Tindakan Tepat pada Luka Diabetes

Setiap penderita penyakit diabetes sering merasakan masalah yang terjadi di sekitar kaki. Hal ini disebabkan karena penyakit mematikan ini dapat merusak saraf neuropati, sehingga sirkulasi darah di dalam tubuh tidak berjalan dengan lancar. Saraf neuropati yang mengalami kerusakan jaringan, biasanya penderita diabetes akan mengalami mati rasa di bagian kaki. Alhasil, kaki akan kehilangan kemampuannya dalam mendeteksi rasa sakit yang diderita. Kondisi ini juga dapat mengakibatkan ketidak pekaan terhadap iritasi dan cedera. Jika kondisi seperti ini yang terjadi, kemungkinan besar cara mempercepat penyembuhan luka diabetes masih bisa dilakukan.

Lain halnya jika luka diabetes dibiarkan begitu saja tanpa adanya penanganan yang sirus. Meskipun luka tersebut dikategorikan sebagai luka ringan, bisa saja menjadi komplikasi yang serius dan akhirnya harus diamputasi. Mengerikan, bukan? Menurut salah satu dokter spesial penyakit ini, mengatakan bahwa kondisi seperti ini di dunia medis dikenal dengan istilah “Diabestic Foot”.

Istilah ini menandakan adanya gejala luka yang disebabkan akibat penyakit diabetes melitus yang ditandai dengan beberapa ciri, seperti kaki bengkak dan luka berwarna kehitaman, kesemutan, mati rasa, nyeri, luka tak kunjung kering dan sembuh, dan di bagian bawah kaki kulitnya menjadi kering. Sebagian berpendapat, kondisi seperti ini sudah seharusnya diamputasi. Padahal tidak, masih ada cara merawat luka diabetes tersebut tanpa harus diamputasi.

Amputasi dilakukan, biasanya karena kondisi pasien yang sudah putus asa karena lukanya tidak kunjung sembuh. Dengan begitu, mereka lebih memilih cara pintas dengan mengambil keputusan untuk menghilangkan sebagian anggota tubuhnya yang mengalami luka diabetes.

Perlu diketahui juga, jika luka yang terjadi hanyalah luka ringan, maka masih bisa melakukan pertolongan pertama tanpa harus diamputasi. Caranya yaitu dengan mengoleskan obat antiseptik yang mengandung povidion iodin atau air dingin mengalir, tujuannya agar pendarahan yang keluar bisa dihentikan. Kemudian, tekan luka dengan kain kasa dan segera bawa ke rumah sakit untuk tindakan penyembuhan yang lebih tepat. Akan tetapi, jika menemukan luka diabetes sudah terlihat parah, seperti keluar cairan yang baunya menyengat, warna luka kehitaman, dan mengeluarkan nanah, maka langsung saja bawa ke rumah sakit.

0 komentar:

Posting Komentar